4 Bahan Pemutih Kulit yang Berbahaya, Anda Harus Tahu!

4 Bahan Pemutih Kulit yang Berbahaya, Anda Harus Tahu!

Pemutih kulit yang berbahaya tidak hanya bisa menimbulkan kerusakan pada kulit, namun juga bisa mengancam kesehatan bagian dalam organ tubuh Anda.

Perlu Anda ketahui bahwa, saat ini banyak beredar begitu banyak lotion, cream, suplemen, dan produk skincare serta kosmetik lainnya yang mengandung zat atau bahan pemutih kulit yang berbahaya seperti hidrokuinon, merkuri, dan sebagainya.

Oleh karena itu ada baiknya jika Anda mengenali jenis-jenis kandungan pemutih kulit berbahaya agar terhindar dari efek samping yang bisa berakibat fatal.

 

Zat atau Bahan Pemutih Kulit yang Berbahaya dan Dampak Buruk serta Risikonya

Pemakaian pemutih kulit tertentu memang bisa membuat wajah dan badan atau tubuh Anda menjadi tampak cerah dan bersih. Namun Anda juga harus mengetahui kandungan pemutih kulit yang aman untuk digunakan.

BPOM melarang keras peredaran dan pemakaian produk-produk kecantikan yang berbahaya dan banyak dijual di pasaran tanpa izin.

Nah, di bawah ini akan kami ulas beberapa bahan dan zat berbahaya yang terdapat pada produk pemutih kulit abal-abal yang mempunyai dampak buruk jika digunakan.

 

Baca Juga: Cara Cek HP Disadap atau Tidak dan Trik Mengatasinya

 

1. Hidrokuinon

Hidrokuinon adalah zat yang banyak terkandung dalam produk pemutih kulit.

Penggunaan hidrokuinon bertujuan untuk mengatasi masalah kulit gelap atau pigmentasi pada area tertentu.

Hidrokuinon mempunyai kemampuan untuk menghambat terjadinya pembentukan zat pigmen kulit (melanin), sehingga hidrokuinon banyak dipakai pada produk pencerah kulit.

FDA atau Food and Drug Administration memberi pernyataan bahwa hidrokuinon aman digunakan jika hanya sebesar 2 persen saja. Namun apabila dipakai secara berlebihan, maka bisa menimbulkan efek samping.

Efek samping hidrokuinon jika digunakan secara berlebihan antara lain, iritasi, warna kulit menjadi kemerahan, dan hiperpigmentasi khususnya pada kulit yang terpapar sinar matahari langsung. Efek samping lainnya yaitu kulit pecah-pecah dan melepuh.

Reaksi alergi serius dampak dari pemakaian hidrokuinon termasuk jarang sekali terjadi. Namun segera konsultasi dengan dokter dan menghentikan pemakaian jika Anda mengalami reaksi alergi seperti sulit bernapas, demam tinggi, kulit gatal, ruam kulit, dan pembengkakan terutama pada wajah, tenggorokan, dan lidah.

Selain itu, efek samping yang paling sering terjadi adalah warna kulit menjadi kehitaman atau ochronosis. Hal ini timbul karena penggunaan hidrokuinon dalam waktu lama.

Apabila Anda mengalami kejadian seperti itu, secepat mungkin harus menghentikan penggunaan pemutih kulit yang berbahaya tersebut dan segera berkonsultasi dengan dokter.

 

Lihat Juga: Daftar Asuransi Mobil Paling Bonafit di Indonesia

 

2. Merkuri

Bahan pemutih kulit yang berbahaya berikutnya adalah merkuri.

Merkuri banyak digunakan pada produk pencerah wajah dengan tujuan untuk menghilangkan noda hitam.

Disamping itu, merkuri juga banyak ditemukan dalam produk-produk anti penuaan untuk menghilangkan bintik-bintik hitam, keriput, dan kerutan pada kulit.

Merkuri adalah logam berat yang melalui kulit dapat dengan mudah meresap ke aliran darah sehingga sangat berbahaya.

Efek samping penggunaan pemutih kulit yang mengandung merkuri dapat menyebabkan alergi, iritasi kulit, bintik hitam, diare, kerusakan ginjal mual dan muntah.

Bahkan, kandungan merkuri pada pemutih kulit yang berbahaya jika dipakai secara terus menerus untuk jangka waktu yang lama berisiko menimbulkan penyakit parkinson, gangguan ginjal, kerusakan saraf otak, hingga gangguan psikis seperti kecemasan dan depresi.

Dan dampak lebih buruk lagi, selain efek samping merkuri pada wajah, merkuri juga bisa menyebabkan cacat pada janin (teratogenik) dan menyebabkan kanker (karsinogenik).

Agar tidak salah dalam membeli produk-produk perawatan kulit, sebaiknya Anda mengetahui nama lain merkuri pada produk-produk kecantikan. Nama lain merkuri yaitu, merkuri iodide, merkuri oksida, hydrargyri oxydum rubrum, cinnabaris, Hg, air raksa, merkuri amoniasi, klorida mercurous, danklorida amida dari merkuri.

American Academy of Dermatology (AAD) menyampaikan bahwa ciri pemutih kulit berbahaya yang ada kandungan merkuri biasanya mempunyai warna keabuan atau jenis warna tertentu.

Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) melarang pemakaian merkuri untuk kulit dalam dosis sekecil apa pun.

 

Baca Juga: 5 Gaya Rambut Pria yang Disukai Wanita

 

3. Resorsinol

Resorsinol merupakan bahan pemutih kulit yang berbahaya. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia resinol atau resorsinol termasuk kategori jenis obat keras untuk perawatan kulit yang hanya boleh diberikan oleh dokter.

Resorsinol yang memiliki bentuk topikal atau oles hanya boleh dipakai di bawah pengawasan dokter untuk mengatasi gatal dan rasa sakit yang timbul karena sengatan matahari, luka, gigitan serangga, luka bakar, goresan kecil, dan iritasi kulit lainnya.

Selain itu, resorsinol topikal juga dapat untuk mengobati kutil, kapalan, psoriasis, eksim, jerawat, dan penyakit kulit lainnya.

Pemakaian resorsinol juga hanya dibolehkan untuk bahan pengoksidasi warna pada shampo, pewarna rambut, dan lotion untuk rambut.

Hal tersebut mempunyai arti bahwa resorsinol tidak direkomendasikan sebagai bahan untuk produk kecantikan.

Walaupun berisiko rendah jika dioleskan pada kulit, namun pemakaian dalam dosis tinggi tetap dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya.

Efek samping resorsinol pada produk pemutih kulit berbahaya bisa terserap ke dalam peredaran darah yang menyebabkan iritasi dan kulit menjadi kemerahan.

Selain itu, efek samping resorsinol menimbulkan sesak napas, detak jantung tidak teratur, merasa mudah lelah, kulit berwarna biru kehitaman, dan kejang.

 

Lihat Juga: 4 Model Rumah Sederhana Minimalis Terbaru

 

4. Asam retinoat

Bahan pemutih kulit yang berbahaya selanjutnya adalah asam retinoat sehingga harus diwaspadai dampak buruknya.

Asam retinoat merupakan senyawa kimia turunan vitamin A yang sering digunakan untuk produk krim antipenuaan, obat jerawat, pencerah kulit, dan sering dipakai pada tindakan peeling wajah.

Proses bekerjanya asam retinoat yaitu sel kulit mati terkelupas sehingga menyebabkan kulit menjadi tampak lebih cerah. Oleh karena itu dapat untuk menghilangkan kulit kusam.

Namun, asam retinoat dapat menimbulkan efek samping jika digunakan secara berlebihan.

Produk skincare yang berbahaya dengan kandungan asam retinoat bisa menyebabkan kulit terasa panas dan kemerahan, terasa terbakar, gatal, kulit kering dan bersisik.

Penggunaan produk kosmetik yang mengandung asam retinoat juga tidak disarankan untuk wanita hamil karena bisa menjadi penyebab cacat pada janin.

 

Baca Juga: Ciri Keputihan Tidak Normal Saat Hamil dan Cara Menghindarinya

 

Demikian tadi beberapa bahan pemutih kulit yang berbahaya. Jika Anda ingin menggunakan produk-produk kecantikan dan kesehatan kulit, sebaiknya gunakanlah yang aman dan telah memiliki izin dari BPOM.

ARTIKEL TERKAIT
Ciri Keputihan Tidak Normal Saat Hamil dan Cara Menghindarinya
Ciri Keputihan Tidak Normal Saat Hamil dan Cara Menghindarinya

Ciri keputihan tidak normal saat hamil dapat Anda lihat dari tekstur, warna, dan rasa yang ditimbulkan. Hal ini hampir sama >>> Baca lebih lajut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Biaya Asuransi Mobil All Risk Serta Cara Menghitungnya Previous post Biaya Asuransi Mobil All Risk Serta Cara Menghitungnya
Model Busana Muslimah Terbaru Next post Model Busana Muslimah Terbaru 2022